Rabu, 13 Maret 2013

crispy chicken steak ala waroeng steak


Kalo ditanya tentang makanan kesukaan, Najma si sulung pasti jawab steak. Tiap hari makan steak pun dia mau. Hadeeh.... bisa bangkrut umi :(  Udah lama browsing sana-sini tapi belum nemu resep steak yang ga aneh-aneh bahannya. Finally... ketemu juga resep yang hmm... kayaknya gampang ni.. judulnya juga ala waroeng steak, pas banget sama steak langganan keluarga.. di blognya  mba diah


Kemarin aku nyoba bikin steak ayam, aku ubah sedikit resepnya, ini nih bahannya:
1 potong daging dada ayam iris tipis (kurang lebih 200 gr)
Saus tiram untuk merendam ayam
sayuran beku ditumis dengan margarin dan bawang bombay cincang
2 butir telur, kocok lepas
150 gram tepung terigu
1 sendok makan tepung maizena
1 sendok teh merica bubuk
1 sendok teh bumbu kaldu rasa ayam
Minyak untuk menggoreng.

bumbu saus:
1 buah tomat, direndam air panas, buang biji dan kulit,cincang.
2 siung bawang putih, cicang halus
2 siung bawang merah, cincang halus
1/2 buah bawang bombay, cincang halus (jumlah bawang-bawangan aku kurangin, rasanya tetep enak kok)
10 ml saus tiram
1 sendok teh merica bubuk
garam secukupnya
1/2 sendok teh kaldu bubuk
1/2 botol saus tomat ukuran kecil
1/2 sendok makan gula pasir
1 sdm kecap manis
200 ml air
1 sdm maizena, larutkan
margarin untuk menumis

cara membuat:
  1. rendam ayam dalam saos tiram, merica bubuk, kaldu bubuk dan sedikit air. diamkan sebentar
  2. gulingkan irisan ayam ke campuran tepung terigu yang sudah dicampur merica bubuk, kaldu bubuk, dan garam. Masukkan ke dalam kocokan telur, gulingkan kembali ke campuran tepung sambil di cubi-cubit agar bisa keriting.
  3. goreng dalam minyak yang panas dan banyak sampai kuning keemasan
  4. untuk saosnya; Tumis bawang bombay , bawang merah dan bawang putih sampai matang dan harum. Masukan tomat cincang, air dan bumbu bumbu lain, tambahkan gula pasir,aduk sampai mengental. Jika kurang kental, bisa di tambahkan sedikit maizena cair.
  5. chicken crispy steak siap disajikan :)

Senin, 07 Januari 2013

mengenal gejala awal kanker rahim


Para wanita wajib mengetahui Gejala Awal Kanker Rahim karena siapapun bisa saja mengidapnya. Memang beberapa sumber menyebutkan bahwa kelompok usia yang beresiko mengalami kanker serviks adalah wanita dalam usia menopause, namun pada kenyataannya wanita yang masih sangat mudapun banyak yang mengidap kanker ini. Hal ini mungkin dikarenakan gaya hidup dan lingkungan yang mendukung berkembangnya sel kanker ini sehingga pada akhirnya wanita manapun dapat beresiko mengidap kanker yang sangat mengerikan ini.

Kanker serviks, atau disebut juga sebagai kanker leher rahim terjadi pada lapisan Endometrium yang merupakan pintu masuk ke rahim. Saluran ini terletak di antara rahim dan vagina. Berkembangnya kanker serviks memang membutuhkan waktu 10-20 tahun. Tetapi dengan gaya hidup yang kurang sehat dan juga lingkungan yang penuh dengan radikal bebas yang dapat memicu kanker, perkembangannya bisa menjadi lebih cepat. Kenali gejala kanker serviks sejak dini untuk menghindari keterlambatan penanganan.

Gejala Awal Kanker Rahim – Pendarahan Pada Vagina
Salah satu gejala kanker serviks yang paling umum adalah terjadinya pendarahan yang tidak normal pada vagina. Pendarahan ini mengindikasikan adanya kanker pada leher rahim yang kemudian menimbulkan luka dan pendarahan. Walaupun pendarahan pada vagina tidak selalu berarti indikasi kanker rahim, tetapi tetap penting untuk diwaspasdai karena mungkin saja telah terjadi infeksi dan harus segera ditangani oleh dokter.

Pendarahan yang tidak normal dapat berupa pendarahan yang terjadi di luar masa haid atau diantara periode menstruasi yang reguler. Pendarahan seperti ini patut dicurigai karena dapat saja benar merupakan indikasi telah terbentuknya kanker pada mulut rahim. Beberapa wanita mengalami pendarahan, bahkan beberapa diantaranya cukup hebat, setelah berhubungan seksual. Pendarahan ini juga biasanya disertai dengan rasa nyeri yang luar biasa. Jika anda mengalaminya, segera periksakan diri anda ke dokter karena mungkin saja merupakan gejala awal kanker serviks.

Gejala Awal Kanker Rahim Lainnya
Selain terjadinya pendarahan yang tidak normal, gejala lainnya dari fase awal kanker serviks adalah timbulnya keluhan nyeri pada saat buang air kecil. Hal ini merupakan hal yang cukup umum dialami wanita yang ternyata mengidap kanker rahim. Pada stadium yang lanjut, dimana kanker sudah menyebar ke panggul, maka penderitanya biasanya mengeluhkan nyeri punggung. Pembesaran ginjal juga merupakan salah satu gejala kanker rahim stadium lanjut dimana penyebaran sel kanker telah mencapai bagian panggul. Penurunan berat badan secara drastis juga dapat menjadi salah satu gejala kanker serviks. Selalu waspada terhadap gejala-gejala tersebut merupakan langkah yang paling tepat. Jika gejala-gejala tersebut dirasakan, segera periksakan ke dokter kandungan. Jangan tunggu sampai terlambat.

Minggu, 06 Januari 2013

Makanan yang membantu menurunkan berat badan



Di sekitar kita banyak sekali beredar produk suplemen diet yang menjanjikan penurunan berat badan, tapi banyak pula yang tidak berhasil. Ada cara lain untuk diet yang benar-benar berhasil. Ternyata banyak makanan yang dapat membantu melawan rasa lapar, meningkatkan metabolisme, menyingkirkan kecanduan terhadap permen, dan terutama mengurangi berat badan. Beberapa diantaranya bahkan menyehatkan jantung.
1.      Telur
Telur, yang penuh dengan protein, akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama - lebih lama. Penelitian lain menunjukkan bahwa protein juga dapat mencegah lonjakan gula darah.
2.      Biji-bijian
Hormon cholecystokinin merupakan penekan nafsu makan alami. Jadi bagaimana Anda mendapatkan lebih banyak cholecystokinin? Salah satu caranya, menurut laporan peneliti di University of California di Davis, adalah dengan mengkonsumsi kacang: Sebuah studi dari delapan orang menemukan bahwa tingkat hormon mereka meningkat dua kali lebih tinggi setelah makan yang mengandung kacang daripada setelah makan rendah serat seperti beras dan susu kering. Ada juga beberapa bukti bahwa biji-bijian menjaga gula darah tetap stabil, sehingga Anda dapat menunda rasa lapar. Kesehatan bonus: Tinggi serat kacang dapat menurunkan kolesterol Anda.
3.      Salad
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of American Dietetic Association menemukan bahwa orang yang makan satu salad dengan saus sehari memiliki kadar vitamin C dan E, asam folat, likopen, dan karotenoid - semua pejuang penyakit - daripada mereka yang tidak  menambahkan salad untuk menu sehari-hari mereka.
4.      Teh hijau
Antioksidan yang disebut catechin adalah apa yang membantu kecepatan metabolisme dan pembakaran lemak. Dalam sebuah penelitian di Jepang, 35 pria yang minum sebotol teh oolong dicampur dengan catechin teh hijau mengalami penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme mereka, dan memiliki penurunan yang signifikan dalam indeks massa tubuh mereka. Bonus Kesehatan: kolesterol LDL juga mengalami penurunan.
5.      Buah pir
Buah pir dan apel mengandung serat pektin, yang menurunkan tingkat gula darah, membantu Anda menghindari ngemil di antara jam makan. Hal ini mungkin menjelaskan mengapa, dalam sebuah penelitian di Brazil yang berlangsung 12 minggu, wanita dengan kelebihan berat badan yang makan tiga buah pir kecil atau apel per hari mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibanding wanita pada diet yang sama yang makan tiga kue oat sebagai ganti buah.
6.      Sup
Semangkok sup cukup untuk memuaskan rasa lapar
7.      Daging sapi
Mengkonsumsi sembilan sampai 10 ons daging sapi per hari pada diet sekitar 1.700 kalori membantu wanita menurunkan berat badan, lebih banyak lemak, dan kurang massa otot daripada kelompok yang mengkonsumsi jumlah kalori yang sama, tapi sedikit protein. Pemakan daging sapi juga memiliki rasa lapar lebih sedikit
8.      Minyak zaitun
Minyak zaitun mengandung lemak tak jenuh tunggal yang akan membantu membakar kalori
9.      Buah grapefruit
Fitokimia buah ini dapat menurunkan kadar insulin, suatu proses yang dapat memaksa tubuh Anda untuk mengubah kalori menjadi energi daripada timbunan lemak.
10.   Kayu manis
Riset dari Departemen Pertanian Amerika Serikat menemukan bahwa sedikit kayu manis dapat membantu mengontrol lonjakan insulin pasca-makan, yang membuat Anda merasa lapar. Kesehatan bonus: seperempat sendok teh kayu manis per hari menurunkan gula darah, kolesterol, dan trigliserida pada orang dengan diabetes tipe 2.
11.   Cuka
Dalam sebuah studi di Swedia, para peneliti menemukan bahwa orang yang makan roti yang dicelupkan ke dalam cuka merasa kenyang daripada yang tidak. Alasannya, asam asetat dalam cuka dapat memperlambat perjalanan makanan dari lambung ke dalam usus kecil, sehingga perut Anda tetap kenyang lebih lama. Cuka juga bisa memperlambat peningkatan gula darah yang terjadi setelah Anda makan karbohidrat olahan seperti roti putih, kue, dan biskuit.
12.   Tahu
13.   Kacang-kacangan
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang ngemil kacang cenderung lebih ramping dibanding yang tidak. Kacang-kacangan banyak mengandung asam omega-3 yang dapat mengurangi resiko penyakit jantung.
14.   Sereal
Serat yang sangat tinggi pada sereal dapat menekan nafsu makan, juga menyehatkan jantung
15.   Cabe
Cabe mengandung capsaicin , yang membantu menekan nafsu makan. Dalam sebuah penelitian di Jepang, 13 wanita yang sarapan dengan cabe merah, makan lebih sedikit pada saat makan siang

sumber: goodhousekeeping.com